Bahan Ajar Mapel Matematika Topik Bilangan Bulat - FACHRI Materi Bilangan Bulat merupakan bab pertama dalam pelajaran Matematika Kelas 7 Semester 1. Berikut adalah rangkuman materi lengkap yang disusun secara ringkas, jelas, dan mudah dipahami, lengkap dengan contoh soal dan pembahasannya. [1, 2, 3, 4] ------------------------------ ## ? BAB 1: BILANGAN BULAT## 1. Pengertian dan Jenis Bilangan Bulat Bilangan bulat adalah himpunan bilangan yang nilainya bulat (tidak berbentuk pecahan atau desimal). Bilangan bulat terdiri dari tiga bagian utama: [5, 6] * * Bilangan Bulat Positif (Bilangan Asli): {1, 2, 3, 4, 5, ...} * Bilangan Nol: {0} * Bilangan Bulat Negatif: {..., -5, -4, -3, -2, -1} [5, 7, 8] * Garis Bilangan: Jika digambarkan pada garis bilangan, posisi bilangan bulat adalah sebagai berikut: ... -3 ?? -2 ?? -1 ?? 0 ?? 1 ?? 2 ?? 3 ... [5, 9] * * Semakin ke kanan, nilai bilangan semakin besar. * Semakin ke kiri, nilai bilangan semakin kecil. [5, 8] * ------------------------------ ## 2. Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan Bulat Untuk membandingkan dua bilangan bulat, kita menggunakan simbol: [3] * * > (lebih besar dari) * < (lebih kecil dari) * = (sama dengan) * Aturan Dasar: * * Bilangan positif selalu lebih besar daripada bilangan negatif. * Untuk sesama bilangan negatif, semakin besar angkanya, nilainya justru semakin kecil (Contoh: -10 < -2). [5, 8, 10] * Contoh Soal: 1. Bandingkan bilangan berikut: -5 ... -2 ? Jawab: -5 < -2 2. Urutkan bilangan berikut dari yang terkecil: -3, 5, -1, 0, 2 ? Jawab: -3, -1, 0, 2, 5 ------------------------------ ## 3. Operasi Hitung Bilangan Bulat Terdapat empat operasi dasar yang wajib dikuasai: [3] ## A. Penumlahan dan Pengurangan Saat melakukan operasi ini, perhatikan tanda positif (+) dan negatif (-) pada angka: [11] * * Jika tanda sama, jumlahkan angkanya lalu gunakan tanda yang sama. * Contoh: 5 + 3 = 8 * Contoh: -4 - 2 = -6 (utang 4, utang lagi 2) [10, 12] * Jika tanda berbeda, cari selisih angkanya (besar kurangi kecil), lalu ikuti tanda milik angka yang lebih besar. * Contoh: -7 + 10 = 3 (karena 10 positif lebih besar) * Contoh: 3 - 8 = -5 (karena 8 negatif lebih besar) [10, 13, 14] * Pertemuan Tanda: Jika ada dua tanda berdampingan, lebur menjadi satu tanda: * + ( - ) menjadi - * - ( - ) menjadi + * Contoh: 4 - (-3) = 4 + 3 = 7 [10, 11] * ## B. Perkalian dan Pembagian Aturan tanda untuk perkalian dan pembagian jauh lebih sederhana: [1] * * Tanda sama hasil selalu Positif (+) * (+) × (+) = (+) * (-) × (-) = (+) * Tanda beda hasil selalu Negatif (-) * (+) × (-) = (-) * (-) × (+) = (-) [10] * Contoh Soal: * * -4 × 5 = -20 (Tanda berbeda) * -12 ÷ (-3) = 4 (Tanda sama) [15] * ------------------------------ ## 4. Sifat-Sifat Operasi Hitung Operasi hitung bilangan bulat memiliki beberapa sifat dasar yang memudahkan perhitungan: [16] * * Komutatif (Pertukaran): Hanya berlaku untuk penjumlahan dan perkalian. * a + b = b + a * a × b = b × a [17, 18, 19, 20] * Asosiatif (Pengelompokan): Hanya berlaku untuk penjumlahan dan perkalian. * (a + b) + c = a + (b + c) [21, 22, 23] * Distributif (Penyebaran): Perkalian terhadap penjumlahan atau pengurangan. * $a \times (b + c) = (a \times b) + (a \times c)$ [24, 25, 26, 27] * ------------------------------ ## 5. Urutan Operasi Campuran (KABATAKU) Jika dalam satu soal terdapat berbagai macam operasi, selesaikan dengan urutan hierarki berikut: 1. Operasi di dalam Tanda Kurung ( ) 2. Perkalian (×) dan Pembagian (÷) (dikerjakan dari kiri ke kanan) 3. Penjumlahan (+) dan Pengurangan (-) (dikerjakan dari kiri ke kanan) [11] Contoh Soal: $$15 + (-3) \times 4 - 10 \div 2$$ Cara Pengerjaan: 1. Kerjakan perkalian dan pembagian terlebih dahulu: * (-3) × 4 = -12 * 10 ÷ 2 = 5 [28] 2. Masukkan kembali ke persamaan: 15 + (-12) - 5 3. Leburkan tanda: 15 - 12 - 5 4. Hitung dari kiri: 3 - 5 = -2 [29]